Shut Down itu Penting gak sih?
Ketika selesai menggunakan komputer/komputer, pasti kita wajib mematikan komputer atau
laptop alias ‘shut down’ karena begitulah yang diajarkan di pelajaran
TIK. Tapi sebaiknya anda jangan asal tahu, arena di balik ‘shut down’
ada beberapa alasan kenapa kita wajib melakukannya. Karena meskipun
sepele, banyak lho diantara sobat kita yang malas
banget dan langsung pencet tombol power atau langsung nutup laptopnya begitu saja. Sebenarnya hal yang begitu boleh gak
sih
kita lakukan? Oleh karena itu anda wajib baca beberapa sebab di bawah
ini agar tambah paham dan kapok untuk ‘shut down’ dengan cara pintas
alias pencet tombol.

- Ketika anda melakukan shut down, komputer/laptop sedang melakukan
pekerjaan yang penting sekali yaitu meregistrasi ulang komponen dipakai
serta software dan data-data sedang dipakai maupun yang sudah dihapus.
Jadi kalau kita mematikan langsung pakai jurus ninja (langsung pencet
langsung selesai), komponen maupun software serta data yang digunakan
tidak tersimpan di registri. Hal ini menyebabkan komputer/laptop tidak
dapat menjalankan systemm recovery pada saat dimana anda tidak melakukan
shut down dengan cara yang benar. Memang recovery penting ya? Kalau
untuk anda mungkin tidak penting, tapi untuk saya penting banget donk.Recovery sangat membantu saya ketika terjadi kerusakan pada system.
- Efek keduanya yaitu lama-kelamaan terjadi kerusakan pada komponen
komputer/laptop karena pemutusan arus secara tidak normal. Saat
melakukan shut down, processor sedang memberi perintah bios untuk
menyetop semua job komponen peralatan, so arus yang digunakan diputus secara normal. Anda tidak ingin kan kalau komputer/laptop anda cepat rusak?
- Akibat ketiga yaitu kita memperpendek umur processor. Pada saat
shutdown, kipas komputer/laptop akan bekerja lebih keras untuk
mendinginkan processor dan jika komputer/laptop dimatikan langsung maka
pendinginan processor tidak dapat bekerja dengan wajar sehingga
mempercepat kerusakannya. So anda harus bersabar, toh hanya menunggu beberapa menit untuk proses shut down. Ingatlah pepatah “apa artinya komputer/laptop tanpa processor”.
- Selain kerusakan processor, memori juga bisa cepat rusak karena shut
down yang salah. Memori juga butuh istirahat. Saat proses shut down,
memori akan dikosongkan sehingga dapat dinyalakan lagi dalam keadaan
fresh. Ibaratnya manusia yang tidur dengan banyak masalah, pasti
tidurnya tidak nyenyak. Begitu juga memori, memori juga butuh istirahat
agar bisa bekerja lagi dengan optimal.
Semoga artikel ini bermanfaat untuk anda semua. Terima kasih banyak sudah berkunjung ke sini.
0 komentar:
Posting Komentar